step 1:

Open a lady photo (as sexy as good!)

How about this one?



Sexy enough?

Now, let do it!

Use any cutting tools and get your lady out off the background...



Reopen that photo and put the layer under "cut layer" :





Pick Brush Tool

Download and load this brush into Photoshop: Odysee_brush

Creat a new layer under "cut layer"



Pick this brush :



Brush on the new layer like this :



OK. continue!

Download and load this brush into Photoshop : Green Lotus

Creat a new layer up on "cut layer"

Pick this brush :



Put the brush like this with color #c6eaf9



Choose any brush (just downloaded) and creat any new layer, make your photo be plendid!



Step 2 :

Pick Smudge Tool

Choose this brush : (Chalk brush 60 px)



Go to Window ~> Brushes, set option :





Duplicate "cut layer" once. Rechoose "cut layer". Start smudging on the edge of your lady how to have something like this :



Change mode = Color Dodge



Duplicate "cut layer copy", a new layer will appear up on "cut layer copy"

Keep smudge on the edge...

Change mode = Softlight.



Not bad? Want more? Ok! Let's continue!

Step 3 :

Click the top layer on layer palette.

Go to menu Layer ~> New adjustment layer ~> Curve



Result :



Wow, more impressive.

More more??? Yes yes!!!

Go to menu Layer ~> New adjustment layer ~> Gradient Map

Pick any gradient you feel it suitable to your photo, and here's some examples :



Mode = Overlay. Opacity = 70%





Mode = Multiply. Opacity = 70%





Mode = Soft light. Opacity = 60%


pen tool

The pen tool in Photoshop is so useful and interesting if u know how to use it like a vector

Step 1 :how to use the pentool

Star a new carvas , size 5 or 9 . You select the pen tool , setting the line , not the shape

Click some where on your canvas ,A dot appears where you clicked. (1)



Now click on another spot on the canvas , another dot appears now click in the middle of the line





Hold Ctrl and click on the middle dot . Now drag so the line is curved



Go back to the pen tool . you click right mouse and a seclect strock path
The line path is appear ( the corlor and size of strock path depend on brush )



You can change another kind of line
Click right mouse and choose strock path
But this time, click the box for simulate pressure. Click ok, right click, the delete path



Step 2 : drawing path
If you have a picture .you open it
Make a new layer above your sketch , name it "line" zoom to 200 ro 500 %.Get the pen tool again , go over your lines using the techniques shown above.



You make the opacity low (50%)
Once you finish one line segment, press ctrl and click anywhere on the canvas , the start on your next line





You can draw face on another layer , hair on another layer .



When you finish the line picture , you have 4 layer : hair , face, body, flower

ATH SELECTION (A):

ATH SELECTION (A): Untuk memilih dan mengedit path yang dinginkan.

Caranya: aktifkan Path Selection tool, klik pada path yang telah dimaksud. Teknik ini biasa digunakan jika memiliki beberapa path.

Type Tool : Untuk mengetik teks pada sebuah image secara vertikal maupun horizontal.

Caranya: pilih salah satu tipe Type tool (horizontal atau vertikal), pilih jenis font, warna font, dan ukuran font. Anda dapat pula membuat efek teks warped dengan beberapa bentuk pilihan.

Type Mask Tool : Untuk membuat seleksi berbentuk huruf.

Caranya: sama dengan Type tool.

Pen Tool : Untuk membuat path yang dapat digunakan sebagai seleksi maupun alat gambar.

Caranya: aktifkan Pen tool, dan aturlah Option bar untuk menentukan tipenya (Pen tool atau Freeform Pen tool), dan pilih salah satu bentuknya (Shape Layers, Path atau Fill Pixel).

Custom Shape Tool : Untuk membuat bentuk shape tertentu dari daftar yang ditampilkan.

Caranya: sama dengan Pen tool, dan dapat menentukan salah satu bentuk Shape yang diinginkan (Dingbats).

Notes tool : Untuk membuat catatan dan suara yang dapat disertakan dalam image.

Caranya: aktifkan Annotation tool untuk membuat catatan lalu klik dan drag untuk membuat tempat catatan (note). Mulailah mengetikkan beberapa catatan. Perlu diperhatikan, teks dalam catatan tersebut tidak akan tercetak dalam dokumen gambar Anda. Sedangkan untuk membuat notasi berbentuk suara, aktifkan Audio Annotation tool.

Eyedropper Tool : Untuk mengambil sampel warna dalam sebuah image.
Caranya: aktifkan Eyedropper tool, lalu klik pada daerah yang ingin diambil sampel warnanya. Umumnya, Anda hanya dapat mengambil sampel satu warna, namun Anda dapat pula mengambil beberapa sampel warna dengan cara menekan tombol Shift saat memilih warna. Maksimal sampel warna yang diambil secara bersamaan adalah 4.

Hand Tool : Untuk memindahkan sebuah gambar bersama-sama dengan windows.

Caranya: aktifkan Hand tool dan letakkan pada sebuah image. Geser tampilan windows untuk melihat daerah yang tak tampak.

Zoom Tool : Untuk mengatur tampilan (perbesar atau perkecil) image.

Caranya: aktifkan Zoom tool, dan buatlah seleksi untuk memperbesar daerah yang dimaksud. Untuk memperkecil tampilan, tekan tombol Alt sambil mengklik pada daerah yang dimaksud.

Foreground & Background Color : Untuk menentukan warna foreground dan background.

Caranya: klik pada ikon tersebut untuk memilih warna. Secara default, warna foreground & background adalah hitam dan putih. Untuk menukar posisinya, tekan huruf X pada keyoard.

Adobe Photoshop

Saat ini versi Photoshop sudah mencapai versi CS4. Bagi Anda yang masih menggunakan versi lama tidak menjadi masalah karena artikel ini akan mengulasnya secara umum dan akan mendapatkan hal yang sama antara versi terdahulu dan yang terbaru.

Marilah kita awali dulu dengan bagaimana cara membuka program Adobe Photoshop. Membuka Photoshop pada sistem operasi Windows XP/Vista bisa anda lakukan dengan klik Start - programs - Adobe - Adobe Photoshop. Atau jika pada tampilan Windows XP/Vista anda sudah terdapat ikon (shortcut) dari Photoshop, klik ganda ikon tersebut untuk membukanya.

Setelah masuk ke Photoshop, tindakan apa yang harus anda lakukan? Beberapa tindakan yang harus dikuasai sebagai dasar dari pengoperasian file dan image lebih lanjut, akan saya uraikan berikut ini.

Membuat File Image Baru

Jika anda ingin membuat pekerjaan baru yang masih kosong, anda bisa lakukan dengan cara ; klik menu File - New (Ctrl+N). Setelah muncul kotak dialog, isikan ukuran image yang ada inginkan dalam satuan yang bisa dipilih beserta resolusinya. Setelah cocok, klik OK.

Membuka File Image

Jika dalam harddisk komputer, disket, atau CD anda sudah tersimpan file image dan ingin anda buka, anda bisa langsung membukanya dengan cara; klik menu File - Open (Ctrl+O). Setelah muncul kotak dialog, pilih direktori dan file yang dituju, lalu klik OK.

Anda bisa membuka beberapa file sekaligus untuk secara bersamaan dibuka pada Photoshop. Caranya dengan memilih file-file tersebut sambil menekan terus tombol Ctrl pada keyboard.

Scanning Gambar

Scanning adalah mengubah gambar atau foto yang dihasilkan oleh kamera biasa menjadi citra digital melalui scanner. Dengan begitu gambar bisa diolah dengan komputer. Photoshop bisa melakukan proses ini melalui fasilitas import (klik File - Import – Program scanner anda). Setelah itu akan muncul program bawaan dari scanner anda. Lakukan sesuai dengan petunjuk program scanner-nya. Setelah anda berhasil scan dengan program tersebut, Photoshop dengan sendirinya akan membuat dan menampilkan pekerjaan baru dimana termuat gambar yang anda scan.

Menyimpan Pekerjaan

Ingat, pekerjaan yang sedang dikerjakan secara berkala harus anda simpan. Lakukan saja dengan cara tekan tombol Ctrl+S.

Menutup Pekerjaan

Menutup suatu pekerjaan dengan mudah dapat anda lakukan dengan klik kotak bertanda silang yang berada di sudut atas atas kanan anda jendela image yang sedang dibuka (diaktifkan). Jika menutup pekerjaan sekaligus keluar dari Photoshop, tekan saja kombinasi tombol Alt+F4 pada keyboard.

Memotong (Cropping)

Cropping adalah memotong image pada bagian tertentu, sehingga sesuai tampilan yang anda inginkan.

cropping_tool

Gambar 1.1: Cropping tool

Cropping dalam Photoshop menggunakan cropping tool. Caranya :

  1. Klik cropping tool
  2. Drag mouse membentuk segi empat mengelilingi area batas pemotongan yang ingin anda lakukan
  3. Setelah muncul segi empat bantu dengan handel-handel, anda bisa drag salah satu handel tersebut untuk menepatkan cropping yang anda lakukan
  4. Setelah anda rasa pas, klik ganda mouse pada area yang terpilih.

Memilih (Selecting)

Selecting adalah memilih keseluruhan, beberapa, atau satu daerah tertentu dari image untuk dioperasikan sesuai keinginan anda. Area yang sudah dipilih akan dikelilingi garis putus-putus yang berkedip untuk membatasi area yang terpilih.

selecting_tool_1 selecting_tool_2 selecting_tool_3 selecting_tool_4

Gambar 1.2. Peralatan memilih

Berikut adalah hal-hal penting dalam memilih :

  • Memilih area keseluruhan, anda tinggal menekan kombinasi tombol Ctrl+A.
  • Memilih area berbentuk segi empat anda gunakan rectangular marquee tool (no.1 pada gambar 1.2). Caranya, klik Rectangular marquee tool, lalu drag mouse hingga membentuk area segi empat yang hendak anda pilih.
  • Untuk area berbentuk lingkaran anda gunakan ellipse marquee tool (no.2 pada gambar 1.2). Caranya dengan drag mouse hingga membentuk area ellipse atau lingkaran yang hendak anda pilih.
  • Untuk memilih area yang tak beraturan dengan latar belakang yang tak beraturan pula, anda gunakan polygonal lasso tool (no.3 pada gambar 1.2). Caranya dengan klik mouse satu persatu pada batas area yang hendak anda pilih.
  • Untuk area yang dengan tepi tak beraturan tetapi latar belakang relatif memiliki warna yang senada atau polos, anda gunakan magic wand tool (no.4 pada gambar 1.1). Caranya, klik pada area yang hendak dipilih.
  • Untuk menambah area lebih dari area yang telah dipilih anda bisa memilih area tambahan lagi dengan sambil menekan terus tombol Shift.
  • Mengurangi area terpilih (di dalam area yang sudah dipilih tentunya) dapat anda lakukan memilih area yang akan dikurangi dengan menekan terus tombol Alt.
  • Untuk memilih area kebalikan atau di luar area yang telah anda pilih, anda klik Select-Inverse atau tekan kombinasi tombol Ctrl+Shift-I.

Membuat Teks

Membuat tulisan dapat dengan mudah anda lakukan dengan Photoshop. Photoshop menyediakan text tool, kotak yang huruf “A”, untuk menulis. Cara membuat teks yaitu klik text tool dan klikkan pada area image maka akan muncul kotak dialog dimana anda dapat mengatur karakteristik dari teks yang akan anda buat.

text_tool

Gambar 1.3. Text tool

Sedangkan untuk Photoshop versi CS hingga versi baru menyediakan text marquee tool, yang bergambar huruf “A” dengan garis putus-putus, dimana kita bisa membuat pilihan yang berbentuk teks sehingga memudahkan untuk mengisinya dengan fill atau material isisan yang lain..

Mengatur Penampilan

Mengatur penampilan meliputi melihat image secara keseluruhan, memperbesar, memperkecil, dan menggeser untuk melihat sisi yang lain. Tool utama yang digunakan adalah Zoomtool (Z).

hand_zoom_tool

Gambar 1.4. Hand tool dan zoom tool

Memperbesar penampilan sehingga detilnya bisa kita amati adalah tindakan yang akan sering dilakukan dalam proses manipulasi image. tindakan ini dengan menggunakan zoomtool yang bergambar kaca pembesar. Berikut beberapa hal penting dalam mengatur penampilan :

  • Memperbesar tampilan; klik zoomtool (Z), drag membuat segiempat bergaris putus-putus mengelilingi area yang hendak diperbesar.
  • Untuk mengecilkannya, klik kanan mouse dan pilih zoom out (Ctrl+-),
  • Mengecilkan sehingga tampak seluruhnya dengan klik kanan - pilih Fit in Window.
  • Menggeser ke area lain pada saat diperbesar dengan klik handtool (H) lalu drag mouse sehingga bergeser ke area yang ingin diamati. Atau bisa juga drag mouse (tidak perlu klik handtool) sambil tekan terus tombol spacebar pada keyboard.

Mewarnai

Mewarnai bisa dilakukan dengan airbrush tool (untuk dampak pewarnaan yang lembut), paintbrush tool (untuk dampak pewarnaan yang relatif kuat). Prosentase kekuatannya bisa dipilihan pada option (Window-Show Option), dan mata kuas bisa dipilih pada pilihan brushes.

airbrush_painbrush_tool

Gambar 1.5. Airbrush tool dan paint brush tool

Sedangkan untuk memblok dengan warna tertentu pada satu area yang kita pilih dilakukan dengan klik Edit - Fill. Lalu pilih warna yang ingin anda isikan pada area pilihan tersebut. Setiap anda melakukan pewarnaan dengan air atau paint brush tool, warna yang akan terjadi adalah warna foreground.

color

Gambar 1.6.. Foreground color (hitam) dan Background color (putih)

Mengganti foreground color dengan cara klik kotak foreground color (yang di belakangnya adalah warna background), lalu pilihlah warna dalam kotak dialog pemilihan warna ini. Atau kita bisa gunakan eyedropper tool untuk memilih warna yang sudah ada pada image.

eyedropper

Gambar 1.7. Eyedropper tool

Caranya klik eyedropper tool, lalu klik pada area berwarna pada image yang hendak kita jadikan sebagai foreground color.

Menghapus (Erase)

Menghapus yang dimaksud bukan delete, tetapi erase, atau menghapus bagian tertentu saja dari gambar biasanya bagian kecil.

erase_tool

Gambar 1.8. Eraser Tool

Tindakan ini menggunakan erasertool (E). Prosentase kekuatan penghapusan bisa dipilih denga menggeser slider pada option palette. Ukuran dan dampak penghapusan bisa dipilih pada brush palette.

Mengubah Posisi

Mengubah posisi gambar atau menggeser gambar bisa dilakukan dengan move tool, klik move tool, lalu geser gambar ke posisi yang diinginkan.

move_tool

Gambar 1.9. Move tool

Anda juga bisa melakukan hal ini dengan tekan terus tombol Ctrl pada keyboard dan drag gambar untuk mengubah posisinya.

Mengubah Ukuran

Gambar ingin diperbesar atau diperkecil bisa dilakukan dengan klik menu Edit - Free Transform (Ctrl+T). Lalu akan muncul rangka gambar dengan handel-handel yang bisa digeser-geser untuk mengubah besar kecil gambar. Agar perubahan yang dihasilkan sebanding ukuran sebelum diubah, drag-lah handel yang di sudut sambil menekan terus tombol Shift pada keyboard. Anda juga bisa mengubah ukuran dengan cara memilihnya terlebih dulu.
Dengan cara ini anda juga bisa memutar obyek. Tekan Ctrl+T, tempatkan kursor di luar area dekat salah satu titik handel hingga kursor berubah menjadi rotate mode (anak panah melengkung), lalu drag untuk memutarnya.

Menghilangkan Noda

Gambar kadangkala memiliki noda-noda yang mengganggu. Jika anda ingin menghilangkan noda tersebut gunakanlah stamp tool (S). Cara kerja stamp tool ini adalah menutup noda dengan area sekitar noda atau area lain pada gambar yang memiliki kesamaan warna atau tekstur dengan area yang tertutup noda.

stamp_tool

Gambar 1.10. Stamp tool

Cara melakukan pekerjaan ini adalah klik stamp tool (S), untuk mengambil warna atau area penutup noda klik area tersebut sambil tekan terus tombol Alt. Untuk menutup noda lepaskan tombol Alt, klikkan pada noda. Stamp juga membolehkan anda memilih kuas (brush) dan mengatur kekuatannya (opacity).

Resolusi

Resolusi adalah banyaknya titik (pixel) per ukuran panjang. Satuan yang biasa digunakan adalah dpi (dot per inch) atau ppi (pixel per inch). Suatu gambar dengan ukuran 10×10 pixels dan memiliki resolusi 10 dpi, akan berdimensi 10×10 inci, dan jika resolusinya 20 dpi, maka akan berdimensi 0,5×0,5 inci.

Semakin tinggi resolusi akan memperhalus citra atau gambar tersebut. Jika kita badingkan dua buah gambar dengan dimensi sama, tetapi resolusi berbeda yaitu misalnya 10 dpi dan 20 dpi, maka gambar dengan ukuran 20 dpi akan terlihat lebih halus (tidak berundak). Pada proses perubahan ukuran dimensi gambar yang mengakibatkan reproduksi titik, tingginya resolusi belum tentu menyatakan tingginya kualitas (bagus-jeleknya) gambar tersebut.

Dan yang harus diperhatikan juga adalah, semakin tinggi resolusi pada ukuran dan jenis file gambar yang sama, akan menjadikan ukuran file (byte) bertambah besar sehingga akan memakan memori komputer lebih banyak.

Mengatur Resolusi

Anda bisa mengatur resolusi pada saat membuka file baru (File - New). Pilihlah resolusi yang diinginkan pada kotak isian Resolution. Pada saat anda melakukan scanning dengan scanner, anda bisa melakukan pengaturan berapa nilai resolusi yang diinginkan. Pilihlah resolusi yang tinggi (misalnya 300 ppi), sehingga kualitas gambar yang dihasilkan akan relatif bagus. Adapun setelah itu resolusinya dikurangi dalam Photoshop, maka tidak akan terjadi penurunan kualitas gambar yang berarti.

Mengatur resolusi gambar dengan Photoshop bisa anda lakukan dengan cara klik Image - Image Size. Masukkan nilai resolusi yang anda inginkan pada kotak isian Resolution. Perubahan ini akan mengubah ukuran gambar (Pixel Dimension) dan tetntu saja ukuran file.

Rentang Nada (Dynamic Range)

Rentang nada adalah rentang dari gelap (hitam) ke terang (putih) dari suatu warna. Photoshop mengistilahkan gelap dan terang ini sebagai highlight dan shadow. Mengatur rentang nada suatu gambar berarti mengubah kecerlangan (brightness) dan ketajaman (contrast) gambar. Hal ini bisa anda lakukan dengan klik Image - Adjust - Level. Input levels pada kotak dialog Levels, berguna untuk menambahkan kontras. Sedangkan Output levels berguna untuk mengurangi kontras. Segitiga kecil yang ada pada bagian highlight, shadow, juga pada midtone merupakan slider yang bisa digeser-geser.

levels

Gambar 2.1. Kotak dialog levels

Tipe Image File

Image file yang diolah oleh Photoshop disimpan dalam tipe PSD. Tipe ini akan menyimpan informasi layer, channel dan informasi-informasi file lain yang dibutuhkan dalam pengolahan Photoshop. Jika anda ingin mengedit kembali suatu gambar, maka simpan saja dalam format ini. Yang harus anda ingat, format file tipe ini memakan kapasitas memori relatif besar bila layer atau channel yang anda gunakan juga banyak.

Tipe yang relatif paling irit (biasanya digunakan untuk keperluan di internet) adalah tipe JPG. Anda bisa menyimpannya dalam tipe ini jika pekerjaan yang anda lakukan sudah final, karena informasi-informasi seperti layer, channel, dan sebagainya tidak akan tersimpan.


Membuat Bendera Kusut

Pertama buka gambar kain atau download aja.. klik gambarnya untuk memperbesar .. lalu klik kanan kainnya trus save image as ..

kain

buka di photoshop terus di save ke psd file .. jadi kain.psd

gambar kain nya gak usah ditutup.. biar aja kebuka.. nanti gambar kainnya dipake.

Buka dokumen baru

bendera2

bikin kotak pake rectangle marque tool terus warnain dengan warna merah.. buat seperti bendera kita.

bendera3

Tekan CTRL + D untuk menghilangkan seleksi..

Klik Filter > distort > Displace

bendera4

tekan Ok.. lalu pilih file Kain.psd

bendera5

Drag ( tarik sambil tekan mouse -red ) gambar kain ke gambar bendera

bendera6

di pas- pas in deh gambar kain nya sehingga sama dengan gambar bendera .. Tekan CTRL + SHIFT + U atau klik Image > Adjustment > desaturate untuk membuat warna kain jadi hitam putih..

bendera7

Untuk Finishing , setting di layer palette kayak gini :

bendera8

Hasil nya, gambar bendera tadi jadi seperti kain beneran .. kusut-kusut gitu deh..

bendera9

Cobain ke gambar-gambar atau foto.. atau gambar kain batik seperti dibawah :

batiks

Selamat mencoba..

Membuat Gulungan Pada Foto ( Peeling )

Buka file foto yang mau di edit.
Foto Pemandangan di Pandeglang

Foto Pemandangan di Pandeglang

Saya pake foto objek wisata di pandeglang yang sebelumnya sudah saya kupas dikit di artikel ” Kenali dan Kunjungi Objek wisata di Pandeglang ” .. Kalo ada yang mau kesana, ajak-ajak ya.. hehehe.

Duplikat layer gambar dengan menekan CTRL + J .. dan Tekan tombol D untuk mendefault kan foreground (hitam)dan background color (putih) .. Lalu tekan CTRL + Backspace sehingga layer background jadi berwarna Putih.

peel2

Buat layer baru, buat segitiga seperti gambar (untuk lipatannya) dengan rectangle marquee tool. warnai dengan warna apa aja. saya pake default nya aja, pake hitam.

peel3

Sekarang buat lingkaran seperti gambar dengan elliptical marquee tool lalu tekan DELETE. (Supaya lipatannya keliatan real )

peel4

Klik 2x layer 2 atau klik kanan > Blending Options setting seperti dibawah

peel5

Setelah menggunakan gradient Overlay, sekarang gunakan Drop Shadow, setting seperti dibawah :

peel6

Hasil setelah dikasih efek

peel7

Sekarang hapus bagian luar foto dengan Eraser Tool

peel8

Hasil Akhirnya :

peel9

Contoh lipatan dipojok yang lain

Catatan : untuk di pojokan lain , tinggal ubah-ubah aja arah sudut waktu ngasih Gradient Overlay.

pandeglang

Merubah Foto Berwarna Menjadi Sketsa Warna Pensil


1. Buka photoshopnya. Setelah itu carilah gambar yang akan dijadikan sketsa pensil. Namun kali ini, saya akan menampilkan gambar hewan anjing, Lihat gambar pertama di bawah ini:

download gambar

2. Setelah gambar pertama tertampilkan, langkah selanjutnya yaitu : Arahkan Mouse anda pada "Layer gambar hewan" dalam hal ini Background

kemudian klik kanan dan pilih "Duplicated Layer".

3. Setelah anda membuat duplicated gambar, Klik “Ctrl + Shift + U” maka Gambar akan berubah menjadi Hitam putih”.
Lihat Gambar Kedua ( 2 ) di bawah ini :


4. Setelah gambar berubah menjadi hitam putih, langkah selanjutnya yaitu :

Buatlah duplicated lagi, seperti cara diatas, kemudian klik “Ctrl + i” maka gambar akan berubah menjadi gambar film,
lihat Gambar Ketiga ( 3 ) di bawah ini :


5. Setelah Gambar Ketiga ( 3 ) tertampilan. Untuk selanjutnya yaitu :
Arahkan mouse Pada “Filter > Blur > Gaussian Blur” maka akan keluar jendela pop_up Gaussian blurnya,
setelah itu pada “Radius Pixel” berilah nilai sebesar “3,3” kemudian Klik Ok.
Dan lihatlah hasil gambar keempat ( 4 ) di bawah ini :


6. Pada gambar keempat ( 4) jika diperhatikan, gambar tersebut tampak Tidak jelas atau juga memudar.
Namun dari gambar tersebutlah yang Menjadikan gambar lebih jelas setelah terjadinya perpindahan warna.
Oleh sebab itu, untuk langkah terakhirnya yaitu : Pada gambar keempat ( 4 ) tertampilkan, Arahkan mouse pada “Set The Blending Mode For The Layer”, lihat gambar di bawah ini :

Keterangan
Pada gambar disamping ini, ubahlah nama “Normal” menjadi “Color Dodge”

Setelah anda mengubah Mode “Normal” menjadi “Color Dodge” maka, gambar secara langsung akan berubah menjadi sketsa warna pensil, lihat hasil gambar penyelesaiannya di bawah ini :

Perubahan menjadi goresan Pencil

Membuat Animasi GIF

Dalam modul ini kita akan belajar membuat animasi gif sederhana menggunakan Photoshop dan ImageReady.

Sebelumnya Anda pasti sudah mengetahu animasi GIF bukan? Animasi sederhana yang biasanya ada dalam ponsel Anda ataupun yang sering Anda lihat pada sebuah website, seperti banner. Cara membuat animasi GIF tidaklah sulit, ada banyak sekali software yang bisa Anda gunakan untuk membuat animasi GIF namun kali ini kita akan menggunakan perpaduan Photoshop dan ImageReady.Meskipun animasi yang akan kita buat sangat sederhana namun ini merupakan dasar dalam membuat animasi gif yang lain.

Ikuti langkah-langkah berikut ini :

  1. Buat file baru dengan ukuran 90 x 90 atau terserah selera Anda. Caranya pilih menu File > New atau tekan Ctrl + N.
  2. Buat lingkaran menggunakan Elliptical Marquee Tool atau tekan M. Jangan lupa menekan tombol Shift + Alt untuk membuat lingkaran.
    Membuat Animasi GIF
  3. Isi lingkaran tersebut dengan warna merah. Caranya : Tekan tombol Alt+Del untuk memasukkan warna yang sudah Anda pilih di Foreground Color.
  4. Duplikasi layer pertama ini dan buat 2 layer sejenis dengan warna kuning dan hijau sehingga nantinya kita akan memiliki 3 layer yang berisi lingkaran dengan warna merah, kuning dan hijau.
    Membuat Animasi GIF
  5. Buat agar ketiga layer terebut tidak terlihat/invisible. Caranya : Klik ikon mata yang ada di sebelah kiri layer.
  6. Setelah ini kita akan berlanjut menggunakan ImageReady. Pada toolbox bagian paling bawah, pilih Edit in ImageReady atau tekan Shift + Ctrl + M.
    Membuat Animasi GIF
  7. Setelah membuka ImageReady pastikan Anda sudah menampilkan Window Animation. Jika belum pilih menu Window > Animation atau tekan F7. Pastikan juga Window Layers telah muncul dan bila belum pilih menu Window > Layers atau tekan F11.
  8. Sekarang kita akan membuat animasi dari ketiga layer yang telah kita buat di Photoshop sebelumnya. Cara membuatnya tidak jauh beda dengan animasi pada umumnya namun disini kita akan membuat sebuah animasi sederhana. Perlu diketahui, inti dari apa yang akan kita lakukan adalah permainan layer.
    Sekarang lihat pada Window Animation, disana ada sebuah layer, pada layer pertama inilah kita akan memulai membuat animasi. Tampilkan layer lingkaran berwarna merah pada Window Layers, caranya tinggal klik untuk menampilkan ikon mata.
    Membuat Animasi GIF
    Maka tampilan frame pertama dalam Window Animation adalah seperti gambar berikut :Membuat Animasi GIF
  9. Sekarang kita akan menambahkan frame pada Window Animation, caranya klik icon Duplicates current frame dan sebuah duplikasi dari frame pertama telah terbuat. Selanjutnya pada Window Layers, tampilkan layer lingkaran berwarna kuning dan nonaktifkan layer berwarna merah.
  10. Langkah terakhir, buat lagi frame baru pada Window Animation, pada Window Layers aktifkan layer lingkaran berwarna hijau dan nonaktifkan layer lingkaran berwarna kuning.
  11. Atur timing dari masing-masing frame di Window Animation dengan meng-klik tulisan waktu yang ada di bagian bawah frame.
    Membuat Animasi GIF
  12. Coba Anda jalankan animasi sederhana yang telah Anda buat dengan cara klik ikon Plays/stops animation.
    Membuat Animasi GIF
  13. Setelah semuanya selesai jangan lupa untuk menyimpan hasil kerja Anda.

    Ingat!
    Untuk menyimpan file PSD dari latihan Anda kali ini, jalankan cara seperti biasa, File > Save.
    Untuk menyimpan hasil kerja Anda menjadi animasi GIF, jalankan File > Save Optimized As…

Setelah ini Anda bisa mencoba membuat animasi dengan melakukan perpindahan gerak, perubahan warna, perubahan ukuran, dan sebagainya.

shortcut-

Dalam modul ini kita akan membahas mengenai keyboard shortcut yang sering digunakan dan harus dikuasai dalam menggunakan Photoshop. Dengan menggunakan shortcut-shortcut ini kita dapat mempercepat proses kerja dan akan sangat memudahkan kita dalam bekerja.


Sebenarnya banyak sekali keyboard shortcut dalam aplikasi Photoshop namun kita tidak perlu menguasai semuanya. Yang perlu kita kuasai hanya yang paling sering kita gunakan saja.

Beberapa shortcut yang wajib kita kuasai tersebut antara lain :

Ctrl + Z / Ctrl + Alt + Z
Merupakan shortcut dari Undo yang digunakan untuk membatalkan perintah. Ctrl + Z untuk membatalkan perintah terakhir sedangkan Ctrl + Alt + Z untuk membatalkan sampai dengan 10 perintah terakhir.

Ctrl + D
Shortcut yang digunakan untuk mematikan seleksi/selection.

Ctrl + C
Merupakan shortcut untuk meng-copy obyek.

Ctrl + X
Merupakan shortcut untuk meng-cut obyek.

Ctrl + V
Merupakan shortcut untuk mem-paste obyek yang telah di-copy/di-cut.

Spasi
Merupakan shortcut dari Hand Tool yang digunakan untuk menggeser tampilan. Kemudian apa bedanya dengan apabila kita menekan tombol H yang merupakan shortcut dari Hand Tool? Misalnya saja kita sedang aktif pada Pen Tool kemudian kita ingin menggeser posisi dari tampilan gambar kita dan kita menekan tombol H maka kita akan aktif pada Hand Tool dan bukan pada Pen Tool lagi. Sedangkan apabila kita menggunakan tombol Spasi maka kita akan berpindah sementara pada Hand Tool (selama kita menekan tombol Spasi) namun tetap saja kita aktif pada Pen Tool dan setelah kita tidak menekan tombol Spasi lagi kita akan kembali pada Pen Tool.

Ctrl + Spasi + Drag
Digunakan untuk membesarkan tampilan pada area yang di drag.

Ctrl + Spasi + Klik / Ctrl + Spasi + Alt + Klik
Digunakan untuk membesarkan/mengecilkan tampilan secara bertahap.

Ctrl + “+” / Ctrl + “-”
Digunakan untuk membesarkan/mengecilkan tampilan.

Ctrl + 0
Digunakan untuk melihat tampilan gambar 100%.

F
Digunakan untuk mengganti screen mode menjadi Full Screen Mode. Dengan menggunakan Full Screen Mode akan mempermudah proses kerja kita terutama bila kita melakukan zooming dan sebagainya.

Tab
Digunakan untuk menyembunyikan alat-alat meliputi Toolbox, Window Layers, dan sebagainya. Biasanya kita menggunakannya bersamaan dengan Full Screen Mode.
Tombol “[" atau "]“
Digunakan untuk memperbesar/memperkecil ukuran brush dengan cepat.
Shortcut-shortcut yang telah disebutkan diatas tidak mutlak harus anda kuasai namun seiring dengan kebutuhannya, nantinya anda akan sangat terbantu menggunakan shortcut-shortcut tersebut.

Menggunakan Filter Extract


Seperti yang kita ketahui bersama seringkali kita mengalami kesulitan pada saat memotong atau lebih tepatnya melakukan seleksi pada bagian rambut yang kompleks. Kita tentu ingin mengganti background dengan sempurna yaitu dengan mempertahankan detail dari rambut tersebut (helai rambutnya). Dengan Filter Extract kita bisa melakukannya dengan cukup mudah.

Sebelumnya download file latihan Menggunakan Filter Extract terlebih dahulu.

Ikuti panduan langkah demi langkah bagaimana cara menggunakan Filter Extract di bawah ini :

  1. Buka file latihan yang telah anda download.
  2. Duplikasi layernya dengan asumsi sebagai cadangan bila hasil seleksi dari Filter Extract kurang memuaskan. Anda dapat menggunakan teknik masking untuk menyempurnakan foto anda nantinya.

    Tips :
    Drag layer yang ingin anda duplikasikan ke icon �Create a new layer� untuk menduplikasikan layer dengan cepat.

    Menggunakan Filter Extract

  3. Jalankan Filter > Extract.

    Menggunakan Filter Extract
  4. Aktif pada Edge Highlighter Tool, tandai bagian perbatasan antara objek dengan background yang ingin anda hilangkan.Menggunakan Filter Extract

    Perhatikan yang berwarna hijau.
    Menggunakan Filter Extract

    Tips :
    Anda dapat menggunakan tombol �[� atau �]� untuk memperbesar atau memperkecil ukuran brush dengan cepat.
    Anda dapat mencentang Smart Highlighting untuk memilih perbatasan dengan mudah berdasarkan intensitas warna.

  5. Setelah itu aktif pada Fill Tool kemudian isi bagian dalam dari objek yang akan anda pertahankan. Setelah itu pilih OK.Menggunakan Filter Extract

    Perhatikan yang berwarna biru.

    Menggunakan Filter Extract

  6. Sekarang background asli dari foto anda sudah terhapus. Bila belum terlihat mungkin layer yang lainnya belum anda buat invisible (klik icon mata di sebelah layer).Menggunakan Filter Extract
  7. Masukkan file lainnya yang juga telah anda download sebelumnya di atas. Letakan layer dari gambar background tersebut di bawah layer sebelumnya. Atur komposisinya agar terlihat pas.

    Tips :
    Anda dapat mengatur pencahayaan dari masing-masing layer agar terlihat menyatu dan tidak kaku.
    Gunakan Burn Tool untuk membuat kedua gambar menjadi menyatu. Burn bagian rambut serta mengenai background.

    Menggunakan Filter Extract

    Menggunakan Filter Extract

  8. Selesai.Menggunakan Filter Extract

Mengubah Ukuran dan Format File

  1. Buka file foto/gambar anda. Caranya pilih menu File > Open atau Klik ganda pada area kosong.
  2. Pilih File > Save for Web atau tekan Alt+Shift+Ctrl+S.Mengubah Ukuran dan Format File
  3. Setelah itu akan muncul kotak dialog Save for Web. Atur Format File yang anda inginkan dan juga kualitasnya (kualitas foto/gambar disini berhubungan dengan ukuran file).

    Catatan : Semakin rendah kualitasnya, semakin kecil ukuran file yang dihasilkan. Anda dapat menyesuaikan dengan melihat pada preview setiap kali menggeser slider.

    Mengubah Ukuran dan Format File

    Di pojok kiri bawah kotak dialog tertera ukuran file yang akan dihasilkan.

    Mengubah Ukuran dan Format File

  4. Setelah semuanya selesai pilih Save dan selesai.

ananta T SHIRT GAY

ananta T SHIRT GAY
BRING ME NOW



detai. line

detai. line

dragon.......

dragon.......

Tidak ada postingan.
Tidak ada postingan.